(AMS, opini)
PROSES menuju kemenangan memang harus diawali dengan niat tulus, pengorbanan dan perjuangan yang tidak ringan. Seperti pula Puasa Ramadhan yang sejak dulu sangat sulit dilaksanakan jika tak diawali dengan niat tulus (keseriusan). Sebab dari niat tulus inilah yang kemudian seseorang mampu melakukan pengorbanan dan perjuangan dalam menahan segala hal yang dapat membatalkan puasa.
Keberhasilan menunaikan dan menjalani Puasa selama sebulan dengan penuh perjuangan dan kesabaran yang tinggi, tentu akan menghasilkan sebuah pencapaian kemenangan tersendiri ketika telah memasuki hari Idul Fitri.



